Promosi

Promosi
Halo gaes, aku lagi PO sosis gulung mie nih. Rasanya enak dan soal harga terjangkau kok gaes. Dan digoreng dadakan ya

Selasa, 15 Oktober 2019

Rangkuman Bab 4 dan Bab 5

Bab 4.
A. Konsep Prototipe
Istilah prototipe dan kemasan produk merupakan 2 istilah yang saling melengkapi.
1. Pengertian Prototipe
Kata prototype berasal dari bahasa yunani yang berarti"bentuk primitif". Dalam kamus besar bahasa indonesia (KBBI) prototipe diartikan sebagai model yang mula mula(modal asli)yang menjadi contoh:contoh baku:contoh khas. Prototipe merupakan contoh yang mewakili sebuah mod suatu produk. Prototipe berfungsi sebagai alat uji suatu konsep atau proses suatu produk sebelum produk tersebut. Prototipe adalah perwujudan dari teori menjadi suatu produk berbentuk fisik. Perancangan prototipe merupakan langkah yang terdapat diantara formalisasi dan evaluasi sebuah ide.
2. Kategori dalam prototipe
Berikut ini merupakan kategorisasi prototipe menurut fungsinya.
a. Prototipe sebagai pembuktian teori.
Artinya,prototipe jenis ini berfungsi untuk menguji suatu desain atau teori.
b. Prototipe bentuk.
Prototipe bentuk dibuat untuk memberikan informasi mengenai tampilan sebuah produk.
c. Prototipe visual.
Merupakan prototipe yang dibuat sesuai dengan tampilan,nuansa,material dan dimensi produk asli.
d. Prototipe fungsional.
Prototipe fungsional memiliki komponen yang hampir mirip dengan komponen sebenarnya,tidak seperti prototipe visual dan prototipe bentuk.
3. Manfaat prototipe
a. Prototipe dapat digunakan sebagai alat uji dan penyempurnaan desain produk.
b. Prototipe berfungsi untuk menguji kualitas dan penampilan berbagai jenis bahan.
c. Prototipe merupakan alat bantu deskripsi sebuah produk.
d. Prototipe dapat membuat oranglain menganggap serius bisnis kita.
4. Menentukan konsep desain prototipe
a. Prototipe kertas
Adalah pembuatan prototipe yang dilakukan diatas sebuah kertas. Tujuannya untuk mendapatkan informasi pada desain awal produk.
b. Prototipe cepat
Rapid prototyping atau prototipe cepat dapat menjadi alat untuk menguji dan mengomunikasikan desain yang sedang dikembangkan.
B. Menyajikan Desain Prototipe Kemasan Produk.
Desain merupakan seluruh proses pemikiran dan perasaan yang akan menciptakan sesuatu dengan menggabungkan fakta,kontruksi,fungsi&estetika untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Brand atau merek adalah nama,simbol,desain grafis,atau kombinasi diantaranya untuk mengidentifikasi produk tertentu dan membedakannya dari produk pesaing. Saat ini fungsi kemasan tidak hany sebagai wadah untuk produk,tetapi sudah bergeser menjadi alat pemasaran.
1. Penyajian Desain Kemasan.
Pengemasan(packaging)merupakan proses yang berkaitan dengan perancangan dan pembuatan wadah untuk suatu produk.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penyajian desain kemasan,diantara lain:
a. Mampu melindungi produk dari benturan dan cuaca
b. Memberikan kemudahan saat membawanya
c. Memiliki daya tarik bagi calon pembeli
d. Menampilkan produk yang siap jual
e. Informatif&komunikatif
2. Tahap Desain Kemasan Produk
Desain kemasan merupakan suatu rancangan atas kemasan pada suatu produk tertentu yang dilakukan sebagai upaya peningkatan dan syarat produksi.
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat sebuah kemasan sebagai berikut.
a. Melakukan survey terlebih dahulu.
b. Membuat konsep desain kemasan menjadi beberapa alternatif
c. Membuat desain kemasan yang unik
d. Desian kemasan harus disesuaikan dengan isi
e. Desain kemasan harus disesuaikan dengan karakter konsumen
Berikut tahap-tahap dalam desain kemasan produk.
a. Fase 0 : perencanaan produk
b. Fase 1 : pengembangan konsep
c. Fase 2 : perancangan tingkat sistem
d. Fase 3 : perancangan detail
e. Fase 4 : pengujian&perbaikan
f. Fase 5 : produksi awal.

Bab 5.
A. Proses kerja pembuatan prototipe(prototyping)produk barang&jasa
1. Tahapan-tahapan dalam proses pembuatan prototipe
a. Memformulasikan hasil riset pasar
Perusahaan harus mempertimbangkan hal hal sebagai berikut
1) keinginan dalam hal kegunaan,kualitas,modal dan warna
2) biaya dari pembuatan produk baru atau pengembangan dari produk yang sudah ada
B. Mempertimbang kemampuan fasilitas perusahaan tahapan ke2 yang harus diperhatikan oleh seorang disainer prototipe yaitu kemampuan perusahaan yang meliputi seberapa banyak tenaga kerja.
C. Membuat sketsa
D. Membuat gambar kerja
2. Faktor faktor yang mempengaruhi prototipe
Artinya prototipe dapat berfungsi sebagai alat uji coba untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan suatu produk.
Adapun faktor faktor yang mempengaruhi prototyping,antara lain
a. Fungsi produk
b. Standar dan spesifikasi desain
c. Tanggung jawab produk
d. Harga dan volume
e. Evaluasi prototipe

B. Alur dan proses kerja pembuatan prototipe produk barang&jasa
1. Diagram alur proses produksi
2. Prosedur pengawasan mutu produk
3. Jenis jenis pengawasan mutu produk
a. Pengawasan mutu bahan baku
b. Pengawasan proses produksi
c. Pengawasan produk jadi
d. Pengawasan pengepakan/kemasan
4. Pemecahan masalah mutu dengan stastik
a. Menghitung jumlah kerusakan barang dalam proses produksi
b. Kerusakan/cacatnya barang,sebenarnya merupakan akibat terjadinya penyimpan
5. Alat kendali mutu
a. Diagram pengendali mutu
b. Histogram
c. Peranan komputer.

Selasa, 03 September 2019

Menganalisis peluang usaha

A. Peluang dan resiko usaha
1. Peluang usaha
Dalam Bahasa inggris kata"peluang" disebut dengan opportunity memiliki arti"kesempatan". Secara sederhana, peluang diartikan sebagai kesempatan muncul atau terjadi pada satu peristiwa.
a. Sumber-sumber peluang usaha.
Berikut adalah sumber-sumber peluang usaha yang dapat dimanfaatkan.
1) peluang internal
Peluang internal merupakan peluang yang muncul dari apa yang sudah ada didalam diri kita.
2)peluang eksternal
Peluang eksternal merupakan peluang yang terdapat diluar diri calon wirausaha.
b. Ciri-ciri peluang usaha
Berikut adalah ciri ciri peluang usaha yang baik.
1) bersifat orisinil
Bersifat orisinil artinya usaha tersebut benar-benar asli berdasarkan ide atau gagasan asli wirausaha yang bersangkutan.
2) Bersifat menjangkau ke depan
Adalah dapat mengjangkau kedepan. Artinya, peluang usaha tersebut dapat mengantisipasi perubahan, persaingan, dan kebutuhan pasar dimasa yang akan datang.
3) bersifat kreatif dan inovatif
Ciri peluang usaha yang baik harus bersifat kreatif dan inovatif. Artinya, peluang usaha tersebut berbeda dari yang lain, dan dapat memenuhi keinginan masyarakat.
C. Unsur-unsur dalam peluang usaha
1)Pengamatan Pasar
Pengamatan pasar merupakan tindakan atau kegiatan untuk mencari dan memperoleh informasi mengenai berbagai hal berkaitan dengan produk atau jasa.
2)Membuat Inovasi Baru
Inovasi merupakan pengembangan suatu ide untuk membuat produk baru ataupun varian baru yang berbeda dari produk yang sudah ada sebelumnya.
3)Sesuai keahlian
Artinya, jika seseorang memulai usaha berdasarkan keahliannya, maka kecenderungan untuk suksesnya lebih besar.
2.Resiko Usaha
Risiko usaha merupakan naik turunnya usaha yang terjadi karena adanya ketidakpastian. Risiko usaha yang terberat adalah kerugian hingga kebangkrutan, akibat melesatnya pencapaian dari target yang ditetapkan.
a. Macam-macam risiko usaha
1)Risiko murni
Yaitu risiko yang diakibatkan oleh hal-hal yang bukan disengaja, dan bukan akibat kesalahan pemilik usaha, karena kejadiannya diluar jangkauan wirausahawan. Artinya, kerugian yang dialami wirausaha bisa permanen, tapi bisa juga hanya sementara waktu.
2) Risiko spekulatif
Adalah resiko yang sengaja ditimbulkan oleh yang bersangkutan agar memberikan keuntungan bagi pihak tertentu.
3)Resiko fundamental
Adalah risiko yang penyebabnya tidak dapat dilimpahkan kepada seseorang dan yang menderita cukul banyak.
b. Langkah-langkah Mengidentifikasi Risiko Usaha
1)Identifikasi(buat daftar) setiap resiko yang mungkin terjadi.
2)Lakukan analisis dan rangking atau urutkan sesuai dengan besarnya dampak keru